Jambi-Sekitar 50 kilometer (km) ruas jalan provinsi dalam Kota Jambi rusakparah. Bahkan kerusakan jalan kian hancur karena kerusakan jalan tidakdiperbaiki. Ruas jalan yang mengalami kerusakan paling berat, yakniJalan Lingkar Selatan. Hampir 50 persen ruas jalan itu berubah menjadikubangan dan tidak diperbaiki.
Pantauan di ruas Jalan Lingkar Selatan wilayah Kebun Handil danPalmerah, Jumat (18/4), kehancuran jalan itu melumpuhkan jalurtransportasi angkutan barang dari ruas Jalan Lintas Timur (Jalintim)Sumatera Paal X Kotabaru menuju terminal truk, pelabuhan SungaiBatanghari dan pusat perdagangan Kota Jambi.
Kerusakan jalan itu membuat terminal truk Paal X Kotabaru Jambi tidakberfungsi. Para pengemudi truk tidak mau melakukan bongkar muat barangdi terminal itu akibat jalan menuju terminal rusak.
Mereka mengalihkan jalur pengangkutan barang menuju pelabuhan sungaidan pusat perdagangan Kota Jambi melalui Jalan Basuki RachmatKotabaru, Jalan Raden Wijaya dan Sukasari, Kebun Kopi dan Jalan H AdamMalik, Jambi Selatan. Akibatnya, ruas jalan dalam kota itu pun semakinberat seperti tampak pada ruas Jalan Raden Wijaya, Jalan Sukasari danJalan Basuki Rachmat.
J Tampubolon (35), pengemudi truk kepada wartawan di Kota Jambi, Jumat(18/4) menjelaskan, para pengemudi truk tidak mau masuk terminal trukuntuk bongkar muat karena takut terjebak di jalan berlumpur.
"Selama sepekan ini sudah lima truk bermuatan kebutuhan pokok terjebakdan terbalik pada kubangan di tengah jalan. Akibat kondisi jalan rusaktersebut, kita memberanikan diri lewat jalan di tengah kota kendatihal itu tak boleh," katanya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Jambi, M Sitanggang mengatakan,pihaknya mengkhawatirkan meningkatnya kerusakan jalan kota akibatmasuknya truk ke tengah kota. Bila truk bermuatan berat terus masukkota akibat kerusakan jalur truk, Jalan Lingkar Selatan, ruas-ruasjalan mulus di Kota Jambi akan cepat rusak seperti tampak di JalanBasuki Rachmat Kotabaru Jambi.
Gubernur Jambi, H Zulkifli Nurdin mengatakan, pihaknya telah membahaskerusakan jalan provinsi di Kota Jambi, khususnya Jalan LingkarSelatan. Dinas Kimpraswil Provinsi Jambi sudah diperintahkan untukmembuat program perbaikan jalan lingkar selatan tersebut.
Kepala SNVT Pembangunan Jalan dan Jembatan Provinsi Jambi, Dinas Kimpraswil Provinsi Jambi,Ir Erwin Hotman Pakpahan MM kepada Batak Pos, Jumat (18/4) mengatakan,pihaknya sudah meninjau kerusakan jalan lingkar Selatan.
Menurutnya, perbaikan jalan tersebut belum dapat dilakukan karenamasih dalam pembuatan rencana sesuai dengan dana APBD 2008 ProvinsiJambi. Menurutnya, kerusakan jalan lingkar selatan akibat muatankenderaan tronton melebihi batas tonase yang telah ditentukan. "Tidakmaksimalnya pengawasan dari Dinas Perhubungan Kota Jambi, membuattruk-truk tronton melewati jalan tersebut diatas tonase ketahananjalan,"katanya. (Lee)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar